Thursday, June 28, 2018

TAKUT AKAN TUHAN

                           Takut Akan Tuhan

Nats : Yesaya, 8 : 13

Ø  Apa artinya takut akan Tuhan ?  bagi orang yang tidak percaya takut akan Tuhan adalah hal yang biasa-biasa saja,  tetapi bagi orang percaya Takut Akan Tuhan Adalah hal yang menakutkan. Mengapa?  Karena ia takut kepada penghakiman Allah dan kematian kekal, yang merupakan pemisahan untuk selama-lamanya dari Allah    (Lukas 12:5). Kalauw kita melihat kitab Lukas, disini Tuhan mau menunjukan kepada orang-orang siapakah yang harus di hormati dan di takutI,  Apakah manusia atau Tuhan sebenarnya yang harus kita takuti adalah Tuhan, sebab Tuhan berkuasa atas segalanya.

Rasa takut dari orang-orang percaya adalah rasa hormat kepada Allah. (Ibrani 12:28-29) adalah  gambaran yang baik untuk hal ini. Firman Tuhan berkata : jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan. Marilah kita mengucap syukur  dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah Api yang menghanguskan.

Rasa hormat dan takut inilah arti dari Takut akan Tuhan, bagi orang Kristen inilah faktor yang memotivasikan kita untuk berserah pada sang pencipta Alam semesta.
Amsal 1:7 mengatakan, “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan.  Kecuali kalauw kita tidak memahami siapakah Allah itu, dan tdk mengembangkan rasa takut yang penuh hormat kepadanya, maka kita tidak akan memiliki kebijaksanaan yang sejati.

Contoh : BANGSA ISRAEL
 
(Ulangan 10: 12) mencatat : maka sekarang hai orang israel, apakah yang dimintakan oleh Tuhan AllahMu, selain dari takut akan Tuhan, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi dia, beribadah kepada Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.

Takut akan Tuhan  adalah dasar bagi kita untuk mengikuti jalanNya, melayani dia dan yang terutama, mengasihi dia.
Ada banyak orang yang memiliki kecenderungan untuk merendahkan bobot  dari Takut Akan Tuhan, bagi orang percaya sebagai sekedar menghormati Tuhan. Walaupun rasa hormat jelas termasuk dalam konsep Takut akan Tuhan, namun takut akan Tuhan lebih dari itu.
Bagi orang percaya, rasa takut akan Tuhan, yang Alkitabiah,  termasuk memahami betapa besar kebencian Allah terhadap dosa, dan takut akan penghakimannya terhadap dosa.

Ibrani 12;5-11. Ini menggambarkan disiplin Allah bagi orang percaya.  sekalipun hal itu dilakukan didalam kasih (ibrani 12:6). Hal itu tetaplah menakutkan.
Hal yang sama juga berlaku dalam hubunga kita dengan Tuhan. Kita perlu takut akan disiplin dariNya, untuk itu marilah kita untuk berusaha menghidupi kehidupan kita dengan cara yang berkenan kepadanya.   
Takut akan Tuhan berarti memiliki rasa hormat hingga berdampak  kepada cara hidup kita.  Takut akan Tuhan lebih mengenai menghormatinya, tunduk kepada disiplinya dan menyembahnya dengan hormat dan takut.

1.      Mengapa kita harus takut akan Tuhan?
Ø  (Amsal 8 :13). Mengatakan: Takut akan Tuhan adalah membenci kejahatan atau dosa.  Jika ini kita lakukan maka Tuhan akan mengganjar kita dengan kekayaan, kehormatan dan kehidupan, yakni kesuksesan yang seutuhnya. Ini di sebutkan dalam Amsal 22:4, Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.

Sikap takut akan Tuhan adalah hal lain yang perlu kita miliki jika ingin mencapai kesuksesan hidup. Kita tidak cukup sekedar melibatkan Tuhan dalam hidup kita, tetapi kita juga harus mempunyai sikap hidup yang mengasihi Tuhan serta membenci dosa.
Ø  Takut akan Tuhan adalah sumber kehidupan  ( Amsal 14:27)
Ø  Takut akan Tuhan memperpanjang umur (Amsal 10: 27)
Ø  Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat, kerendahan hati mendahului kehormatan (Amsal 15:33)

2.      Alasan mengapa kita harus takut akan Tuhan?
Ø  Karena Allah itu kudus (Wahyu 15:4)
Ø  Karena Allah itu maha pengampun ( Mazmur 130:4)

Contoh : Abraham (Kejadian 22 : 12) kepercayaan Abraham diuji.

Begitu juga dalam hidup kita, banyak  hal yang di janjikan Tuhan sebagai hasil dari sikap takut akan Tuhan yang kita terapkan dalam kehidupan kita.

Disaat kita takut akan Tuhan, berserah dan memuliakanNya, sebenarnya saat itulahkita menunjukan bahwa kita tahu siapa dia sebenarnya. Kita tahu dimana posisi kita, bagaimana hubungan kita yang diciptakan dengan sang pencipta. Takut akan Tuhan menunjukan bahwa kita menggenapi perintahnya dengan sungguh-sungguh dan kita memiliki kerinduan penuh untuk menyenangkan Tuhan dengan segala yang kita lakukan atau katakan, bahwa kita mendasarkan semuanya kepada Tuhan, kapanpun,dimanapun,setiap saat, setiap waktu.  Nasehat takut akan Tuhan  sesungguhnya sangatlah penting, begitu pentingnya sehingga nasehat ini berulang kali disebutkan baik dalam PL dan PB.
Ayat : Pengkhotbah 12 :13
Kesimpulan
Terapkanlah prinsip hidup takut akan Tuhan Mulai sekarang, dan mari kita memuliakan Tuhan dengan segala sesuatu yang kita perbuat.

KEBENARAN YANG SEJATI


KEBENARAAN YANG SEJATI

Filipi 3 : 1-16

Ada banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita jika kita tidak mendasarkan hidup kita di dalam kebenaran .  Mengapa demikian ? Sebab  hidup didalam kebenaran akan membawah kita kepada suatu tujuan yang pasti.
Rasul Paulus dengan tegas memberikan Nasehat kepada jemaat di filipi, agar mereka bertindak hati-hati  dan berpegang pada kebenaraan. Karena  adanya ajaran-ajaran sesat  yang menyesatkan jemaat pada saat itu, Sehingga rasul paulus memperingati mereka  untuk selalu berada dalam kebenaran  dan rasul paulus juga mengajak jemaat di filipi untuk mengikuti teladan dari paulus sendiri sebagai orang percaya.
HAL YANG PERTAMA YANG PERLU KITA PELAJARI  ADALAH :
1.      WASPADA TERHADAP GURU2 PALSU (3:1-3)
Rasul Paulus bergembiralah karena  mendengar tentang  mereka sudah bersatu di dalam  Tuhan.  Sehingga  ia menasehati agar mereka berhati-hati supaya jangan di sesatkan.

 Rasul Paulus tidak segan-segan mengulangi peringatan terhadap orang-orang Yahudi Kristen yang suka menurut Taurat, dan mewajibkan orang-orang lain supaya hidup menurut Taurat. Dalam ayat dua Rasul Paulus tiga kali menggunakan kata hati-hatilah.  Coba sodarah memperhatikanNya.

Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, terhadap pekerja-pekerja yang jahat, terhadap penyunat-penyunat yang palsu. Dengan ketiga perkataan itu dimaksudkan untuk orang-orang Yahudi Kristen yang suka menurut Taurat.
Dan Tanggung jawab Rasul Paulus sebagai seorang pemberita injil, Paulus meminta orang-orang di Filipi supaya berhati-hati terhadap orang-orang Yahudi Kristen yang suka menurut Taurat.

Mereka ingin supaya semua orang Kristen disunat. Mereka ingin  meniadakan pekerjaan Kristus di atas kayu salib, seolah-olah pekerjaan Kristus tidak sempurna dan harus ditambahi dengan perbuatan kita untuk mendapat keselamatan.  Hal itu adalah kebencian kepada Rasul Paulus sebab ia mengetahui apa yang  di kerjakan Yesus di atas kayu salib itu sempurna dan cukup bagi keselamatan kita yang percaya kepada Dia.


Itulah sebabNya  Rasul paulus memperingati jemaat filipi pada saat itu,
Bugitu pula dengan kita saat ini kita harus berjalan dalam kebenaran tidak peduli dengan apa yang di katakan orang, 

 
Ø  Bagaimana Caranya agar kita dapat melangkah dalam kebenaran ?

Alkitab dengan tegas berkata :
Hendaklah engkau selalu mengingatkan mereka akan hukum-hukum ini, dan engkau sendiri harus merenungkannya siang malam serta menjaga supaya engkau menaati semuanya. Dengan demikian engkau akan diberkati dan selalu berhasil.  
Yang menjadi patokan kita adalah Firman Allah, Walau Firman Tuhan ini ditulis ribuan Tahun lalu, tetapi Firman Tuhan ini masih relevan bahkan sampai selama-lamanya.  Tuhan Yesus ketika ia menasehati murid2nya dalam (Mat 24:35__ ia berkata : Langit dan bumi akan berlalu tetapi perkataan ku tidak akan berlalu.

2.     Jangan Percaya akan kebenaran diri sendiri (4-6)

di sini rasul paulus dengan tegas  mengemukakan bukti-bukti kebenaranNya,
Paulus berkata bahwa aku mempunyai dengan kelimpahan dalam menaati hukum Taurat, bahkan lebih banyak dari mereka, apa yang sedang mereka turut yaitu syarat-syarat di luar saja. Rasul Paulus juga mulai memberitahukan apa yang dapat dibanggakan kalau ia mau, yaitu klauw ia mau membanggakan perbuatannya didalam tubuh.
Tetapi, apa yang di katakan paulus?  Paulus berkata aku mau bermegah didalam Kristus. Ia bersukacita dan inilah yang menjadi suatu tujuan dari paulus. Yaitu menghilangkan segala hal:  Bangga akan diri sendiri, perbuatan amal ibadah , paulus melupakan semua yang pernah ia perbuat, Maka dengan itu Paulus meniadakan segala pengajaran orang-orang sesat yang ingin menambahkan Hukum Taurat kepada pekerjaan Kristus, yang datang untuk menyesatkan jemaat di filipi..

Begitu pula dengan kita, Marih kita melupakan perbuatan kita yang jahat, yang tidak menyenangkan Tuhan. kita harus tanggalkan segala sesuatunya.  Dan mengarahkan pandagan kita Kepada Allah yang dasyat itu yang penuh dengan hikmat dan kebijaksanaan yang kita panggil Bapa  dalam Kristus Yesus Tuhan.  Yang bangit dari Antara orang mati.  Pandang terus padanya , turuti perintahnya. Maka Ia akan meluruskan jalan kita.





3.     Kehidupan yang mengejar kesempurnaan ( ayat 13-14)

Paulus berkata, dia mengarahkan diri kepada apa yang di hadapannya, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah. Banyak orang berpkir bahwa orang Kristen hanya perlu percaya dan itu sudah cukup, tidak perlu mengejar imbalan.
Paulus malah berbuat yang sebaliknya, dia tidak sekadar meminta pada Allah untuk memberikan hadiah kepadanya, tetapi dia melakukan segala yang mungkin untuk mengejar apa yang di depannya, dengan tujuan untuk memperoleh hadiah dari Allah.
Paulus mengerahkan segala kekuatannya untuk memperoleh kesempurnaan, karena hanya orang yang demikian dapat memperoleh Kristus. Paulus tidak sedang mengejar suatu ideal yang merupakan sebuah ilusi, tapi dia mengejar keserupaan dengan Kristus, dalam setiap hal mencerminkan karakter Kristus, dengan tujuan supaya dia dapat menjalin hubungan yang akrab dengan Yesus.


 Karena itu mari kita mengejar keserupaan dengan Kristus, Mencerminkan karakter Kristus di setiap hidup kita. Mari kita terus hidup sebagai angkatan orang benar, kebenaran telah menjadi barang langka. Tetapi jika kita mau  terus hidup di dalamnya
Dan memberitakanNya, maka Roh Kudus akan memberikan keberanian dan kekuatan sampai kita tiba di Rumah Bapa.

Tuhan Yesus Memberkati 😇🙏



Taatilah Peraturan Pemerintah





 Taatilah Peraturan Pemerintah
 
Nats     :   Roma 13 : 1-7

Pendahuluaan


Ada banyak hal yang sering terjadi dalam kehidupan kita, karena kita tidak memposisikan diri kita pada posisi yang benar,  setiap orang pastinya mempunya hak,  iya benar, tetapi apabila kita berada dalam suatu lembaga atau suatu komunitas, hak kita akan ambil Alih , sebab 
kewajibanlah yang akan menjadi sasaran utama dalam suatu lembaga tersebut.

Membaca ayat ? ROMA 13 : 1-7

Maksud dan tujuan penulisan : Dalam pembacaan kita rasul paulus memberikan nasehat kepada orang percaya yang ada di Roma pada saat itu, untuk memiliki sikap kepatuhan kepada pemerintah. Karena orang percaya yang berada di Roma pada saat itu sedang mengalami tekanan  dan penderitaan  di bawah pemerintahan Roma. Begitu pula dengan orang percaya pada zaman ini, sebagai warga negara kita harus menundukan diri pada pemerintah.

Dua alasan yang di ungkapkan Paulus  dalam hal ini, yaitu :
·         Tidak ada pemerintah yang tidak berasal dari Allah.
Orang Percaya harus mengakui bahwa semua pemerintahan berasal dari Allah dan direncanakan oleh Allah.  Pemazmur Berkata : ALLAH memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus ( mzmr 47 : 9)

·         Pemerintah yang ada ditetapkan oleh Allah.
Setiap orang juga harus percaya dan mengetahui bahwa semua pemerintah ditetapkan Oleh Allah.  Segala kekuasaan ditetapkan oleh Allah, sebab Allahlah yang mempunyai kekuasaan tertinggi. Kita bisa melihat kisah dimana Tuhan Yesus  ketika berada di hadapan Pilatus, apa Jawaban Tuhan Yesus ketika di tanya oleh Pilatus??.( Yohanes 19 : 10-11).  Karena itu Dalam hikmat-Nya, Allah mengangkat  dan mendudukan  orang-orang dalam kekuasaan pemerintahan untuk menggenapi  rencana Allah.


POINT !!!
Ø  Mengapa kita harus Taat pada aturan Pemerintah ?
·         Karena pemerintah Adalah Hamba Allah ( ayat 4 )
PemerintahAdalah hamba Allah, pemerintah mempunyai kekuasaan, tetapi ia sendiri berada di bawa kuasa Allah. Jadi dalam bagian ini
Pemerintah Adalah :  * Hamaba Allah
·         Menyandang pedang untuk keadilan
·         Untuk membalaskan Murka Allah atas mereka yang berbuat jahat
Pemerintah menyandang pedang. Karena mereka mempunyai kuasa untuk melakukan penghukuman. Allah mendirikan pemerintah dan memberikan pedang karena Manusiaberdosa dan berbuat dosa. Oleh sesab ituAllah memberikan pedang kepada pemerintah untuk melaksankan murka Allah .


Ø  Apakah yang harus kita perbuat ?
·         Lakukanlah kewajiban kita sebagai warga negara (ayat 3)
Jika warga negara taat kepada pemerintah dan melakukan apa yang baik , iya tdk perlu takut kepada pemerintah. Nyatanya, para pemimpin negara memerintahkan semua warga negara melakukan yang baik dan perbuatan yang baiklah yang akan mendatangkan pujian. Itulah yang rasul petrus katakan ( 1 Petrus 2 : 13-14 )
               

Kesimpulan

Kerjakanlah kewajibanMu sebagai Murid Tuhan, dan Taattilah Pemimpin-pemimpinMu.
Maka Allah akan Memberkati Engkau sesuai Dengan FirmanNya.

TUHAN YESUS MEMBERKATI  😇