Pendahuluan
Disiplin
merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya, termasuk
melakukan pekerjaan tertentu yang dirasakan
menjadi tanggung jawab. Disiplin juga bukan hanya diartikan sebagai taat
terhadap peraturan, tapi juga terhadap waktu pada jadwal maupun bertanggung
jawab terhadap sesuatu. Jika kita mendengar tentang istilah yang sering
terlintas di benak kita mengenai : Hukuman, Tuntutan, Perintah yang harus
ditaati atau tekanan untuk melakukan sesuatu.
Apakah disiplin adalah sesuatu yang bersifat memaksa
seseorang? Atau sebaliknya apakah disiplin adalah bagian yang menyenangkan bagi
seorang murid yang hendak bertumbuh? Apa pentingya disiplin dalam Gereja?
I.
Pengertian Dalam Alkitab
Disiplin adalah sesuatu yang kita lakukan dengan tujuan agar terjadi
perubahan. (Amsal 23 :13-14)
Seperti yang dikatakan oleh Dallas Willard: "Disiplin adalah setiap aktivitas yang ada di bawah kuasa kita untuk
kita lakukan, yang memampukan kita untuk melakukan apa yang tidak dapat kita
lakukan tanpa terarah. Contoh: menurunkan berat badan atau membentuk tubuh sehingga kita tampil dan
merasa lebih baik dan berumur lebih panjang atau belajar ketrampilan baru dalam
pekerjaan sehingga kita bisa mendapatkan promosi atau naik posisi.
Allah memberikan kita anugerah disiplin sebagai cara untuk menolong kita bertumbuh dalam kasih kepada-Nya dan
kepada sesama kita. Sarana-sarana yang berharga ini yaitu: doa, Firman Tuhan, penyembahan, waktu sendiri bersama Tuhan, memberi
persembahan, berpuasa, diam di hadirat Tuhan, dan lain-lain, itulah akan
membawa
kita masuk ke dalam hadirat-Nya, dengan cara yang tidak bisa didapatkan hanya
dari kegiatan sehari-hari. Disiplin-disiplin ini akan memampukan kita untuk
melihat sekilas kemuliaan-Nya dan masuk ke dalam kuasa-Nya yang dapat memberi
pembaharuan hidup setiap hari dalam Yesus Kristus. Namun ketika praktik disiplin rohani diizinkan berubah menjadi aktivitas-aktivitas
rutin saja, maka disiplin rohani itu
kehilangan kuasanya untuk membawa kita bertatap muka dengan Tuhan dalam cara-cara
yang mentransformasi hidup.
II.
Disiplin
Gereja
Adanya disiplin gereja agar `gereja atau Sinode
tersebut mengarahkan setiap geraja untuk mematuhi aturan atau kaidah-kaidah
yang menjadi patokan dalam bertumbuh kembangnya suatu gereja tersebut. Sebagai
contoh :
Ø Gereja yang berdasarkan pada kebenaran Alkitab
Ø Gereja yang meninggikan Tuhan Yesus Kristus.
Ø Gereja yang melakukan tugas penginjilan (Matius
28:19).
III.
Jenis
Disiplin gereja
1.
Teguran
nyata dari Dewan Gereja berdasarkan kenyataan-kenyataan yang dapat dibuktikan
secara sah.
2.
Tindakan penggembalaan khusus oleh Dewan Gereja kepada yang bersangkutan
sebagai anggota gereja
tersebut.
Kesimpulan
Disiplin gereja
merupakan suatu bentuk pelayanan yang sesungguhnya yang sama pentingnya dengan pelayanan yang diperlukan dalam satu ibadah.
No comments:
Post a Comment